Itikad Tidak Baik sebagai Bentuk Pelanggaran Hak Moral dalam Konteks Kekaburan Norma Hukum Hak Cipta Nasional

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31933/wjm7pk47

Keywords:

Asas Itikad Baik, Kekaburan Norma, Hak Moral

Abstract

Kekaburan norma dalam Undang-Undang Hak Cipta No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta menjadi celah signifikan bagi praktik pemanfaatan Ciptaan yang berlandaskan asas itikad tidak baik. Hal ini dapat terlihat melalui studi kasus polemik lagu “Bertaut” milik Nadin Amizah yang digunakan tanpa izin ke dalam pembuatan suatu film layar lebar, dimana berdasarkan penelitian ini ditemukan bahwa Undang-Undang Hak Cipta nasional cenderung menitikberatkan pada pelindungan hak ekonomi, sehingga menyisakan kekosongan hukum terhadap pelanggaran Hak Cipta bersifat abstrak yang menyerang integritas dan reputasi Pencipta. Kekaburan norma ini termanifestasi dalam ketiadaan parameter yang jelas mengenai batas-batas pelanggaran hak moral, yang memungkinkan eksploitasi terhadap suatu Ciptaan tanpa terkualifikasi sebagai pelanggaran Hak Cipta. Oleh karena itu, penafsiran secara luas terhadap hak integritas sebagai bagian dari hak moral dan pengintegrasian asas itikad baik sebagai tolak ukur nilai kepatutan dapat menjadi suatu solusi. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat pelindungan hak moral Pencipta, mengisi kekosongan hukum dan mendorong praktik industri kreatif yang lebih etis dan berkeadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus melalui studi kepustakaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Komaldi, Akram, Fauza Mayana, Ranti, Ratna Permata, Rika. (2024). Asas Itikad Bik dalam Upaya Pelindungan Merek atas Tindak Perundungan Merek Dagang Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Media Hukum Indonesia, Vol. 2, No. 4, 47-52. https://doi.org/10.5281/zenodo.13834223.

Slade, Alison. (2014). Good Faith and the TRIPs Agreement: Putting Flesh on the Bones of the TRIPS ‘Objectives’. International and Comparative Law Quarterly, Vol. 64, No. 2, 353 – 383. https://doi.org/10.1017/S0020589314000098.

Kulick, Andreas. (2016). From Problem to Opportunity?: An Analytical Framework for Vagueness and Ambiguity in International Law. German Yearbook of International Law. https://doi.org/10.3790/978-3-428-55357-0.

Ayuni Naqsyabandi, Andrie, Amirulloh, Muhamad, Safiranita Ramli, Tasya. (2023). Penerapan Hak Cipta Bundle of Rights dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 41PK/Pdt.Sus-HKI/2021 Mengenai Pelanggaran Hak Cipta atas Cover Lagu “Lagi Syantik antara Nagaswara dan Gen Halilintar. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, Vol. 3, No. 3, 2787 – 2799. https://j-innovative.org/index.php/Innovative.

Leuwol, Chrisna Arwiandra, Limdianda Leudevikus, Krisnayana, Rizky Dwi. (2020). Legal Protection of Song Copyrights in Digital Form. Media Iuris, Vol. 3, No. 1, 1 – 26. DOI: 10.20473/mi.v3il.17850.

R. Ramadhan, Choky. (2018). Konvergensi Civil Law dan Common Law di Indonesia dalam Penemuan dan Pembentukan Hukum. Jurnal Mimbar Hukum, Vol. 30, No. 2, 214 – 226. https://doi.org/10.22146/jmh.31169.

Gede Agus Kurniawan, I. (2024). Hukum Kekayaan Intelektual di Indonesia. Deepublish.

Gritsenko, Gerli Helene. (2024). The Author’s Right of Integrit in Public Contracts in Estonia Based on Architectural Work. Juridicia International, Vol. 33, 144 – 163. https://doi.org/10.12697/JI.2024.33.12.

Asgeirsson, Hrafn. (2015). On the Instrumental Values of Vagueness in the Law. Chicago Journals, Vol. 125, No. 2, 1 – 32.

Qawiy, Ifin Rizku Al, Gultom, Alif Muhammad. (2024). Urgensi Pengaturan Trade Dress dalam Perlindungan Merek Terkenal Serta Implikasinya Terhadap Persaingan Usaha. Journal of Intellectual Property, Vol. 7, No. 1, 162 – 187. https://doi.org/10.20885/jipro.vol7.iss2.art4.

Samosir, Lucia, Permata, Rika Ratna, Suryamah, Aam. (2025). Pengkajian Penerapan Prinsip Iktikad Tidak Baik dalam Pendaftaran Merek pada Sengketa Merek C+Logo. Jurnal Hukum dan Sosial Politik, Vol. 3, No. 2, 195 – 205. https://doi.org/10.59581/jhsp-widyakarya.v3i2.5194.

Eviani, Nanda Yuniza, Maskun, Faqi, Ahmad Fachri. (2024). Legal Challenges of AI-Induced Copyright Infringement: Evaluating Liability and Dispute Resolution Mechanisms in Digital Era. Jambura Law Review, Vol. 6, No. 2, 403 – 428.

Pangaribuan, Ruth. (2023). Hak Cipta Terkait Penggunaan Lagu di Media Sosial untuk Tujuan Iklan Produk Komersial. Padjadjaran Law Review, Vol. 11, No. 2, 128 – 139. https://doi.org/10.56895/plr.v11i2.1230.

Shidarta, Rasyid, Abdul, Sofian, Ahmad. (2023). Aspek Hukum Ekonomi dan Bisnis. Prenada Media.

Hutagalung, Sophar Maru. (2022). Hak Cipta Kedudukan & Perannya dalam Pembangunan. Sinar Grafika.

The Berne Convention for The Protection of Literary and Artistic Works.

Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights.

Lindsey, Tim, Damian, Eddy, Butt, Simon, Suryo Utomo, Tomi. (2022). Kekayaan Intelektual Suatu Pengantar. PT. Alumni.

Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Sri Hadiarianti, Venantia. (2019). Memahami Hukum atas Karya Intelektual. Unika Atma Jaya.

Utama, Yuliana, Permata, Rika Ratna, Mayana, Fauza Mayana, Ranti. (2021). Pelindungan Merek Berbasis Tingkat Daya Pembeda Ditinjau dari Doktrin Dilusi Merek di Indonesia. ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, Vol. 5, No. 1, 139 – 153. https://doi.org/10.23920/acta.v5i1.486.

Downloads

Published

2026-10-02

Issue

Section

Articles

How to Cite

Cintana, Z., & Kumalawati, H. S. A. (2026). Itikad Tidak Baik sebagai Bentuk Pelanggaran Hak Moral dalam Konteks Kekaburan Norma Hukum Hak Cipta Nasional. UNES Law Review, 9(1), 207-217. https://doi.org/10.31933/wjm7pk47